portal berita sepak bola terlengkap, teraktual dan update setiap hari dengan berita-berita terkini di dunia sepak bola.
Sabtu, 31 Mei 2014
Piala Dunia 1962, Battle of Santiago Adalah Yang Terburuk
Tanda-tanda yang memperlihatkan kebencian antara kedua belah pihak pun sudah mulai terlihat pada awal pertandingan. dimulai dari bek Italia yang tak disangka-sangka dikeluarkan oleh wasit, Ken Aston, karena pelanggarannya terhadap Honorina Landa. Ferrini pun tidak terima atas perlakuan dari wasit dan Ia menolak untuk dikeluarkan sehingga wasit pun meminta bantuan polisi untuk menggiringnya keluar dari lapangan. Bukan hanya itu saja, banyak hal-hal tragis yang terjadi di lapangan tersebut yang semestinya tidak dilakukan di pertandingan sepak bola. Seperti Honorina Landa yang terbakar emosinya sehingga memukul Franscesco Janich (Italia), lalu disusul oleh Leonel Sanchez (Chili) yang terlihat jelas memukul telak kepada Mario David (Italia), anehnya, Aston tidak mengeluarkan para pemain La Roja atas perlakuannya tersebut.
Negeri Pizza tidak terima diperlakukan seperti itu, maka mereka membalas perlakuan Chili tersebut. Di mulai dari Mario David (Italia) yang menendang dengan telak Kepala Sanchez, yang membuatnya menyusul Giorgio Ferrini untuk dikeluarkan dari pertandingan. Masih belum berakhir, Sanchez yang ditendang seperti itu semakin panas dan di babak kedua Ia memberikan hantaman telak kepada Maschio (Italia) hingga hidungnya patah. Namun, yang membuat terheran-heran Sanchez masih tidak dikeluarkan oleh sang pengadil lapangan. Alhasil, hingga akhir pertandingan, perseteruan ini terus berlangsung yang diakhiri dengan pertengkaran sengit antar keduanya hingga polisi turun tangan atas dua kubu yang tidak terima atas perlakuan kedua belah pihak dan kemenangan diraih oleh Chili dengan skor 2-0.
Pertandingan ini sangat tidak layak disebut sebagai pertandingan sepak bola. Mungkin lebih pantas disebut pertandingan adu tinju. Sang komentator, David Coleman, juga menegaskan bahwa duel tersebut merupakan duel yang paling konyol dan menjijikan sepanjang sejarah di kancah persepakbolaan. Maka itu, fenomena ini menjadi sejarah paling tragis dalam dunia sepak bola yang dikenal dengan "Battle of Santiago"
Mengingat peristiwa tersebut, diharapkan agar hal seperti itu tidak terulang kembali pada ajang Piala Dunia 2014 nanti. Karena, ajang Piala Dunia merupakan ajang bergengsi dalam dunia sepak bola yang diikuti oleh penjuru negeri tanpa adanya perbedaan dari setiap negara yang berpartisipasi. Kita harap pada ajang Piala Dunia tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan tentunya tidak ada perselisihan yang akan terjadi baik ketika pertandingan berlangsung maupun diluar pertandingan.
Jumat, 30 Mei 2014
Brazuca Final Rio, Bola Resmi Piala Dunia 2014 Brazil
Produsen bola untuk piala dunia Brazil, Adidas, meluncurkan bola tersebut pada bulan Desember lalu. Nama Brazuca dalam bahasa Indonesia berarti "cara hidup orang-orang Brazil". Seolah ingin menggambarkan bahwa orang orang Brazil menanggap sepak bola sebagai suatu gaya hidup atau bagian daripada hidup mereka sehari hari. Bola Brazuca sendiri juga didominasi oleh warna biru, oranye dan hijau, persis seperti warna utama Brazil.
Jika banyak orang sudah mengenal bola piala dunia 2014 sebagai Brazuca, kini diperkenalkan lagi, bola khusus untuk piala dunia 2014, yakni Brazuca Final Rio. Bola ini memang sengaja digunakan pada final piala dunia Brazil nanti yang akan digelar di stadion Maracana, Rio de Janeiro pada 13 Juli 2014 mendatang. Dibanding Brazuca, bola yang sengaja di desain untuk final piala dunia 2014 ini memang terlihat berbeda. Warna yang mendominasi bola ini terinspirasi dari trofi piala dunia yakni warna emas dan hijau.
Sebelum resmi digunakan, bola Brazuca Final Rio telah melewati proses uji coba selama kurang lebih dua setengah tahun. Untuk proses uji coba, FIFA world cup mengklaim telah melibatkan 600 pemain kelas atas dan 30 tim dari 10 negara. Bola itu pun diklaim Adidas sebagai bola paling teruji yang pernah mereka buat.
Selamat Bertambah Usia, Steven Gerrard!

Pada dunia persepakbolaan, selalu akan lahir seorang pemain yang berbakat yang dapat melakukan hal yang luar biasa. Ia dapat membuat hal yang tidak terduga yang sulit untuk diprediksikan. Pemain ini, pantas disebut sebagai pemberi secercah harapan untuk tim nya. Alangkah beruntungnya Liverpool karena telah memiliki pemain ini untuk membelanya. Pemain yang berposisi gelandang ini memiliki performa yang maksimal dari segala aspek maupun secara mental dalam menjalankan perannya.
Pemain yang lahir di Whiston ini, memulai karir persepakbolaan di Whiston Juniors. Ia mulai bergabung dengan akademi Liverpool pada saat jenjang usia 19 tahun. Meskipun sudah bergabung dengan akademi Liverpool, perjalanan karirnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ia tidak sekalipun berhasil menembus tim pelajar Inggris. Saking sulitnya Ia menembus tim pelajar Inggris, Ia pun sempat menjalani Trial di klub yang bersaing ketat dengan The Reds, Manchester United.
Untungnya, dengan pertimbangan dari pihak Liverpool, Gerrard akhirnya menandatangani kontrak Professional dengan The Reds pada tahun 1997. Masyarakat Meyserside pun semakin cinta kepada pemain berseragam no.8 di Liverpool ini, berkat kata-katanya yang menunjukkan kesetiannya terhadap The Reds. "Ketika saya mati, bawalah saya ke Anfield. Saya lahir disana, dan matipun juga disana." ujarnya. Dengan begitu, sudah jelas bahwa Liverpool merupakan tempat yang pertama dan terakhir baginya untuk karirnya di dunia sepak bola. Karena kesetiaannya sudah berada pada klub tersebut yang takkan tergantikan baginya.
Bangkit dari Keterpurukan
Ketika Stevie menjadi skuat pertama The Reds, Ia langsung menyorot perhatian dari orang sekitarnya. Performanya dalam bermain membuat lawan-lawannya merasa segan bila berhadapan dengannya. Berkat kepiawaiannya, pada musim 2003 Ia resmi menggantikan Sami Hyypia memakai Ban Kapten untuk Liverpool. Awal memimpin Liverpool ternyata tidak semulus perkiraannya. Banyak kendala yang Ia hadapi yang membuatnya berpikiran ingin pindah dari klub tersebut.
Kendati begitu, Ia tetap berpegang teguh pada pernyataannya dengan menolak tawaran Chelsea dan tetap membela klub kesayangannya itu untuk mencapai kesuksesan bersamanya. Ternyata, keputusan yang diambilnya itu sesuai dengan harapan, The Reds sukses menorehkan gelar Liga Champions pertamanya di Istanbul, Turki. Torehan tersebut bukan didapatnya dengan mudah. Itu merupakan salah satu moment yang sukses diperjuangkan oleh Gerrard.
Kala final itu, The Reds tertinggal 3 skor atas lawannya, AC Milan. Namun berkat kegigihannya, Ia berhasil menyamakan kedudukan 3-3 atas AC Milan dan memenangkan pertandingan dari hasil adu pinalti. Hal itu membuatnya ditetapkan sebagai pemain terbaik sepanjang turnamen oleh UEFA! Zinedine Zidane pun pernah menyatakan bahwa Gerrard memiliki kharisma yang dapat membangkitkan kepercayaan diri atas rekan tim nya. hal itu lah yang membuat terjadinya keajaiban pada saat pencapaian gelar tersebut dan masuk ke dalam nominasi tiga besar Ballon D'Or
Masa Kesenjaan Karir
Kesetiaan, prestasi dan performa Steven Gerrard dalam membela Liverpool sudah tidak dapat diragukan lagi. Namun, dirinya kurang beruntung pada masanya dikala memperkuat timnas Inggris. Performanya memang tidak diragukan dan tidak bisa juga dibilang buruk. Tapi, jika melihat dari hasil memang pemain fantastis ini tidak menggaet gelar apapun semasanya di timnas Inggris. Seperti pada tahun 2008, Inggris mengalami masa yang buruk dengan tidak lolosnya pada ajang Euro 2008. Bukan hanya itu, pada Piala Afrika 2010 pun, timnas Inggris juga mengalami kekalahan dari Jerman dengan skor yang terbilang agak menyedihkan 4-1 untuk Jerman. Begitupun ketika Euro 2012, mereka harus tersingkir di perempat-final oleh Italia.
Maka dari itu, pada ajang Piala Dunia 2014 ini merupakan kesempatan bagi Gerrard untuk menorehkan prestasi bersama skuat Inggris. Meskipun performa nya mungkin tidak akan semaksimal dulu dengan umur nya yang hari ini sudah genap 34 tahun dan juga waktunya untuk memperkuat timnas Inggris tidak lama lagi. Mantan manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, juga sangat mengagumi akan kemampuan Gerrard. "Jika anda mencari pengganti Keane, maka orang yang pantas untuk menggantikannya adalah Gerrard. Ia adalah pemain yang paling berpengaruh terhadap timnas Inggris. Ia memiliki hasrat dan semangat yang luar biasa. Semua orang ingin memiliki Gerrard untuk tim nya." ujar Sir Alex.
Sekali lagi di hari yang spesial ini, kita ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Steven Gerrard! Semoga seiring dengan bertambahnya usia, torehan prestasinya semakin dapat ditingkatkan dan dapat meraih gelar Liga Premier League bersama The Reds, dan meraih berbagai gelar bersama timnas Inggris.
Kamis, 29 Mei 2014
Pemilik Klub Manchester United Meninggal Dunia
Menurut informasi yang terdapat di situs Tampa Bay Buccanners, kutipan berita duka adalah sebagai berikut "The Tampa Bay Buccaneers dengan sedih mengumumkan bahwa pemilik/presiden Malcolm Glazer meninggal dunia pada pagi ini dalam usia 85 tahun, Seorang pemimpin bisnis yang dinamis, Glazer, telah membantu membentuk Buccaneers menjadi model waralaba dan salah satu yang disegani dalam liga." Dengan kepergian Malcom Glazer, maka dunia olahraga tengah berduka dikarenakan kepergiaannya. Selain itu, pemilik Manchester United ini memang telah menderita penyakit dari tahun 2009 yang lalu.
Sejarah keterhubungan antara keluarga Glazer dan Manchester United bermula pada saat klub setan merah tengah terlilit hutang besar. Maka pada tahun 2005, Glazer membeli klub tersebut dan memulai perombakan besar disegala sisi untuk memajukan Manchester United. Dibawah kekuasaan keluarga Glazer, MU mampu menjuarai berbagai kejuaraan seperti lima gelar Premier League atau Liga Inggris serta sempat menjadi juara Liga Champions 2008. Walaupun begitu, ia memang menjadi target empuk kemarahan para penggemar klub Manchester United. Alasan dibencinya Malcom Glazer dikarenakan sistem manajemen yang mengatur Manchester United, mengharuskan klub tersebut mengeluarkan jutaan poundsterling untuk membayar hutang yang melilit klub tersebut. Dana tersebut setidaknya bisa digunakan untuk bermain di bursa transfer pemain untuk meningkatkan mutu pemain MU.
Yang patut menjadi catatan mengenai alasan kemarahan para penggemar klub Manchester United. Jika memang ada dana yang dapat digunakan untuk menyelesaikan pembayaran hutang, maka Glazer memang melakukan sistem manajemen yang benar. Walau dengan begitu, MU mungkin memiliki kesempatan terkecil untuk "menawar harga" pemain pemain berkualitas pada musim bursa transfer. Setidaknya dengan apa yang telah dilakukan Glazer, sepatutnya sebagai penggemar, khususnya fans Manchester United Indonesia, mengucapkan rasa terimakasih yang besar dan turut berbela sungkawa atas kepergian salah satu orang yang paling berpengaruh di Manchester United. Selamat jalan Malcom Glazer!
Neymar dan Belanda Idola Si Seksi Andrea
Namanya Andrea San Martin. Kepada Depor.pe, Andrea mengaku sebagai penggemar klub Barcelona dan tim nasional Belanda. Untuk kategori pemain, dia juga punya.
Kalau si kembar Mariana Davalos dan Camilla Davalos dikenal mengagumi bintang Barcelona berdarah Argentina Lionel Messi, Andrea mengidolakan Neymar, rekan seklub La Pulga asal Brasil.
[flagallery gid=26]
Rabu, 28 Mei 2014
Piala Dunia 2014, Australia Yang Pertama di Brazil
Tim nasional Australia atau yang lebih dikenal dengan "The Socceroos" menginjakan kaki untuk pertama kalinya di Brazil pada Rabu, tanggal 28 Mei 2014, jam 6 sore waktu setempat di Curitiba International Aiport, Brazil. Dalam suatu kesempatan, Tommy Oar, gelandang tim nasional Australia buka suara mengenai timnya sebagai yang pertama di Brazil. "Memang Australia dianggap sebagai salah satu tim under dog "tim kelas bawah", namun hal ini lah yang memotivasi kami untuk memberikan kejutan kepada dunia. Dengan semangat, kehadiran kami di negeri sepak bola memberikan kami motivasi tanpa batas untuk muncul unggul di babak penyisihan Grup B nanti".
Setelah mendarat di Brazil, tim nasional Australia yang dilatih oleh Ange Postecoglou mempersiapkan latihan di Vitoria, Espirito Santo. Di lokasi tersebut lah, tim nasional Australia akan mempersiapkan diri untuk menjalani latihan dan beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca di Brazil. Oar juga menyatakan bahwa dalam Piala Dunia 2014 di Brazil ini, timnya mempunyai kesempatan kurang lebih selama 2 minggu untuk berlatih dan memusatkan konsentrasi untuk perhelatan piala dunia Brazil ini. Australia terdapat di Grup B bersama Cile, Spanyol dan Belanda. Jika Australia bisa menembus grup penyisihan piala dunia 2014, maka hal tersebut akan sangat mengejutkan mengingat Belanda dan Spanyol merupakan finalis Piala Dunia 2010.
Selasa, 27 Mei 2014
Gerrard dan Alex Curran Sangat Mesra Di Kolam Renang
Berikut foto-foto liburan Gerrard bersama Istri dan Ketiga Anaknya
[flagallery gid=25]